Rabu, 03 Oktober 2012

Sistem Operasi - Struktur Dasar Sistem Operasi




Terdapat lima struktur dasar yang digunakan untuk membuat/mengembangkan Sistem Operasi, yaitu:
1.         Sistem Monolitik
2.         Sistem Berlapis
3.         Sistem dengan Mesin Maya
4.         Sistem dengan Client-Server
5.         Sistem berorientasi Objek
Dan berikut penjelasan dari masing – masing struktur dasar tersebut.
1. Sistem Monolitik
Sistem Operasi sebagai kumpulan prosedur dimana prosedur dapat saling dipanggil oleh prosedur lain di sistem bila diperlukan.
Kelemahan
·         Pengujian dan penghilangan kesalahan sulit
·         Sulit menyediakan fasilitas keamanan
·         Terjadi pemborosan
·         Kesalahan pemrograman pada satu bagian prosedur menyebabkan matinya seluruh sistem.
·         Keunggulan
·         Layanan dapat dilakukan sangat cepat karena terdapat di satu ruang alamat.
2. Sistem Berlapis
Sistem operasi dibentuk secara hirarki berdasarkan lapisanlapisan, dimana lapisan-lapisan bawah memberi layanan lapisan lebih atas.
Keunggulan :
·         Sistem dibagi menjadi beberapa modul dan tiap modul dirancang secara independen.
·         Setiap lapisan dapat dirancang, dikode dan diuji secara mandiri
·         Menyederhanakan rancangan, spesifikasi dan implementasi sistem operasi
Kelemahan :
·         Fungsi-fungsi sistem operasi harus diberikan ke tiap lapisan secara hati-hati.
3. Sistem dengan Mesin Maya
·         Sistem operasi melakukan simulasi mesin maya.
·         Memberikan flesibilitas tinggi sampai memungkinkan sistem operasi yang berbeda dapat dijalankan di mesin yang berbeda.
·         Implementasi yang efisien merupakan masalah sulit karena sistem menjadi besar dan kompleks.
4. Sistem dengan Client - Server
Server adalah proses yang menyediakan layanan, dan Client adalah proses ayng memerlukan/meminta layanan.
Keunggulan :
·         Pengembangan dapat dilakukan secara modular.
·         Kesalahan (bugs) di satu subsistem tidak merusak subsistem-subsistem lainnya.
·         Mudah diadaptasi untuk sistem tersebar.
Kelemahan :
·         Layanan dilakukan lamat karena harus melalui pertukaran pesan.
·         Pertukaran pesan dapat menajdi botleneck.
5. Sistem Berorientasi Objek
·         Layanan diimplementasikan sebagai kumpulan objek.
·         Tiap objek diberi tipe yang menandai properti objek seperti proses, direktori, berkas dll.
·         Model ini sungguh terstruktur dan memisahkan antara layanan yang disediakan dan implementasinya.


Struktur Dasar Direktori Yang Ada Di Sistem Operasi Linux
Sistem Operasi Linux Secara teknis dan singkat dapat dikatakan, Linux adalah suatu sistem operasi yang bersifat multi user dan multitasking, yang dapat berjalan di berbagai platform, termasuk prosesor INTEL 386 dan yang lebih tinggi. Sistem operasi ini mengimplementasikan standard POSIX. Linux dapat berinteroperasi secara baik dengan sistem operasi yang lain, termasuk Apple,Microsoft dan Novell.  Nama Linux sendiri diturunkan dari pencipta awalnya, LINUS TORVALDS, yang sebetulnya mengacu pada kernel dari suatu sistem operasi, suatu penamaan yang biasa digunakan untuk mengacu ke pada suatu kumpulan lengkap software, yang bersama-sama dengan kernel menyusun suatu sistem operasi yang lengkap. Perbedaan mendasar Linux Satu hal yang membedakan Linux terhadap sistem operasi lainnya adalah, harga. Linux ini GRATIS. Berarti dapat diperbanyak, dan didistribusikan kembali tanpa harus membayar fee atau royalti kepada seseorang. Tetapi banyak isue lainya dengan bersifat free, selain dari pertimbangan harga. Source code Linux tersedia bagi setiap orang. Perkembangan Linux menunjukkan pentingnya perananan kebebasan ini. Hal ini telah menghasilkan suatu tingkat keterlibatan yang menakjugkan dari ribuan atau bahkan ratusan ribu orang di seluruh dunia. 
Kebebasan ini telah memungkinkan para vendor perangkat keras membuat driver untuk divais tertentu tanpa harus mendapatkan lisensi source code yang mahal, atau menandatangani non descructive agreement. Dan itu juga telah menyediakan kemungkinan bagi mahasiswa ilmu komputer di seluruh dunia untuk melihat ke dalam suatu sistem operasi yang nyata dan berkualitas komersial.  Karena Linux itu tersedia secara bebas di Internet, berbagai vendor telah membuat suatu paket distribusi, yang dapat dianggap sebagai berbagai versi kemasan Linux. paket ini termasuk lingkungan Linux lengkap, perangkat lunak untuk instalasi, dan mungkin termasuk perangkat lunak khusus, dan dukungan khusus. 

Linux memiliki struktur sistem yang berbeda dengan sistem operasi yang umumnya dipakai dan dikenal di Indonesia sekarang, yaitu Microsoft Windows. Di Linux, semuanya dianggap sebagai file, mulai dari hardware, partisi, file, direktori, device dan sebagainya. Susunan direktorinya pun berbeda, tidak dikenal adanya drive letter (c:\d:\e:\ dan sebagainya), yang dikenal adalah susunan seperti pohon atau tree yang dimulai dari root (/). Untuk setiap distribusi, memiliki perbedaan pada susunan direktori yang dimiliki, akan tetapi secara garis besar, fungsi dari direktori tersebut adalah sebagai berikut:
1.      / atau dikenal sebagai root, merupakan akar atau induk dari susunan direktori di linux. Disini semua direktori berada.
2.      /bin, merupakan direktori yang digunakan untu k menyimpan aplikasi dasar dari linux, misalkan cp, mv dan sebagainya
3.      /boot, merupakan direktori yang digunakan untuk menyimpan konfigurasi dan file-file yang berhubungan dengan proses booting
4.      /dev, merupakan direktori yang digunakan untuk menyimpan konfigurasi device atau hardware dari sistem, seperti harddisk (hda, sda), terminal (tty) dan sebagainya.
5.      /etc, merupakan direktori yang digunakan untuk menyimpan fil e konfigurasi dari sistem, misalkan konfigurasi service, penjadwalan dan sebagainya.
6.      /home, merupakan direktori yang digunakan untuk menyimpan informasi user dan data pribadi user.
7.      /lib, merupakan direktori yang digunakna untuk menyimpan library dasar dari system.
8.      /media, /mnt, merupakan direktori yang digunakan untuk proses mounting dari media atau file sharing di jaringan.
9.      /opt, merupakan direktori yang digunakna untuk menyimpan aplikasi tambahan diluar aplikasi bawaan dari distro.
10.  /proc, merupakan direktori yang digunakan untuk menyimpan informasi proses sistem dan kernal dari sistem operasi.
11.  /root, merupakan direktori home dari user root.
12.  /sbin, merupakan direktori untuk menyimpan aplikasi dasar dari linux yang sifatnya hanya dijalankan oleh sistem atau super user (root), misalkan iptables.
13.  /usr, merupakan direktori untuk menyimpan apilkasi yang diinstall untuk keperluan user, misalkan OpenOffice, Kate dan sebagainya.
14.  /var, merupakan direktori untuk menyimpan informasi pencatatan log sistem, web server dan sebagainya.








2 komentar: